Masih dibayangi dengan hantu cedera, pelatih Juergen Klopp kembali merotasi pemain dengan tambal-sulam formasi. Jakub Blaszczykowski-Pierre Emerick Aubameyang-Marco Reus menjadi pilihan trio di belakang Robert Lewandowski. Lukasz Piszczek ditampilkan sejak awal, dan Kevin Grosskreutz ada di posisi gelandang bertahan.
Di luar dugaan, Mainz yang bermain di kandang sendiri, memberikan perlawanan alot. Perbedaan tipis di klasemen sementara, bukan sebuah kebetulan. Zdenek Pospech dan Johannes Geis sempat membuat Roman Weidenfeller senam jantung.
Namun, tim tamu tak berdiam diri. Setelah 25 menit menakutkan, Robert Lewandowski menyiakan kesempatan pada menit 26. Lalu, dua momen peluang membentur mistar bagi masing-masing tim hadir. Tandukan Stefan Bell dibalas oleh tembakan voli Aubameyang.
Juergen Klopp kemudian memaksimalkan pergantian pemain terlalu awal. Henrikh Mkhitaryan dan Sebastian Kehl dimasukkan. Tapi, mereka kalah bersinar dibandingkan Eric Maxim Choupo-Moting yang kehadirannya langsung terasa sejak masuk ke lapangan.
Skor yang macet, berubah dalam 20 menit terakhir. Pierre Emerick Aubameyang yang memecah kebuntuan dengan tendangan bebas mautnya. Namun, selang empat menit, Piszczek menjatuhkan Malli di kotak terlarang. Penalti yang dilepaskan Choupo-Moting mengecoh Roman Weidenfeller.
Gol berbalas gol, penalti berbalas penalti. Menit 78, Robert Lewandowskikembali membuat timnya unggul dari titik putih. Bencana bagi tuan rumah ditambah dengan kartu merah untuk Elkin Soto.
Lewandowski menutup kemenangan Dortmund dengan penaltinya di ujung babak kedua. Meraih 31 poin dalam 14 pertandingan, BVB masih saja berkutat di peringkat tiga ….
Mainz (4-2-3-1): Karius; Pospech, Bell, Noveski, Park; Geis, Soto; Polter (Yunus Malli ’63), Zimling, Muller (Choupo-Moting ’46); Okazaki
Dortmund (4-2-3-1): Weidenfeller; Piszczek, Friedrich, Sokratis, Durm; Grosskreutz, Bender (Sahin ’32); Blaszczykowski (Mkhitaryan ’46), Aubameyang, Reus (Kehl ’46); Lewandowski.
Namun, tim tamu tak berdiam diri. Setelah 25 menit menakutkan, Robert Lewandowski menyiakan kesempatan pada menit 26. Lalu, dua momen peluang membentur mistar bagi masing-masing tim hadir. Tandukan Stefan Bell dibalas oleh tembakan voli Aubameyang.
Juergen Klopp kemudian memaksimalkan pergantian pemain terlalu awal. Henrikh Mkhitaryan dan Sebastian Kehl dimasukkan. Tapi, mereka kalah bersinar dibandingkan Eric Maxim Choupo-Moting yang kehadirannya langsung terasa sejak masuk ke lapangan.
Skor yang macet, berubah dalam 20 menit terakhir. Pierre Emerick Aubameyang yang memecah kebuntuan dengan tendangan bebas mautnya. Namun, selang empat menit, Piszczek menjatuhkan Malli di kotak terlarang. Penalti yang dilepaskan Choupo-Moting mengecoh Roman Weidenfeller.
Gol berbalas gol, penalti berbalas penalti. Menit 78, Robert Lewandowskikembali membuat timnya unggul dari titik putih. Bencana bagi tuan rumah ditambah dengan kartu merah untuk Elkin Soto.
Lewandowski menutup kemenangan Dortmund dengan penaltinya di ujung babak kedua. Meraih 31 poin dalam 14 pertandingan, BVB masih saja berkutat di peringkat tiga ….
Mainz (4-2-3-1): Karius; Pospech, Bell, Noveski, Park; Geis, Soto; Polter (Yunus Malli ’63), Zimling, Muller (Choupo-Moting ’46); Okazaki
Dortmund (4-2-3-1): Weidenfeller; Piszczek, Friedrich, Sokratis, Durm; Grosskreutz, Bender (Sahin ’32); Blaszczykowski (Mkhitaryan ’46), Aubameyang, Reus (Kehl ’46); Lewandowski.







0 komentar:
Posting Komentar